Sabtu, 18 Desember 2010

Instrospeksi

Posted on December 19, 2010 by H. Muhammad Alfani

Al Iman Al Hasan Al Basri Rahimahullah berkata ;
Sesungguhnya seorang mukmin adalah penanggung jawab atas dirinya karenanya hendaknya ia senantiasa
mengintrospeksi diri karena Allah subhanahu wa ta’ala semata. Adalah hisab, perhitungan amal di yaumil qiyamah nanti akan terasa lebih ringan bagi suatu kaum yang terbiasa mengintrospeksi diri mereka selama masih di dunia dan sungguh hisab tersebut akan menjadi perkara yang sangat memberatkan bagi kaum yang menjadikan masalah ini sebagai sesuatu yang tidak diperhitungkan.

Sesungguhnya seorang mukmin apabila dikejutkan oleh sesuatu yang dikaguminya maka ia pun berbisik: Demi Allah sesungguhnya aku benar-benar sangat menginginkanmu dan sungguh kamulah yang sangat aku butuhkan, akan tetapi demi Allah tiada alasan syar’i yang dapat menyampaikanku kepadamu maka menjauhlah dariku sejauh-jauhnya ada yang menghalangi antara aku denganmu. Dan jika tanpa sengaja ia melakukan sesuatu yang melampaui batas, segera ia kembalikan kepada dirinya sendiri sembari berucap: apa yang aku maukan dengan ini semua? ada apa denganku dan dengan ini? Demi Allah tidak ada udzur bagiku untuk melakukannya, dan demi Allah aku tidak akan mengulangi lagi selama-lamanya, insya’ Allah.

Sesungguhnya seorang mukmin adalah yang berpegang kepada Alqur’an dan Hadits Nabi Muhammad SAW serta memaksa amalan-amalannya agar sesuai dengan Alqur’an dan Hadits tersebut serta berpaling dari hal-hal yang dapat membinasakan diri mereka.

Sesungguhnya seorang mukmin didunia ini bagaikan tawanan yang selalu berusaha untuk terlepas dari perbudakan. Dia tidak pernah merasa aman dari sesuatupun hingga dia melihat Allah karena dia mengetahui bahwa dirinya akan dimintai pertanggung jawaban atas semua itu.
Seorang hamba akan senantiasa dalam kebaikan selama ia memiliki penasihat dari dalam dirinya sendiri dan mengintrospeksi diri merupakan perkara yang paling diutamakan.

(Dikutip dari Mawa’izh Lil Imam Al-Hasan Al-Bashri hal. 39, 40, dan 41 dalam Al Ikhsan Wiradesa yang diterbitkan pada 11 juli 2010)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan komentar, tulis nama anda setelah anda mengomentari